Iklan

Jumat, 08 Januari 2010

Kupas Tuntas BlackBerry Onyx

Tutorial Blog dan Bisnis Online Terpercaya Kupas Tuntas BlackBerry Onyx , Cari Tutorial blogspot, Bisnis Online terpercaya Kupas Tuntas BlackBerry Onyx dan Tips seputar komputer Kupas Tuntas BlackBerry Onyx di Cyber Man yang menyediakan tutorial blogspot dan bisnis online terbaru dan terpercaya.

BlackBerry Bold seri 9700 atau yang lebih dikenal dengan sebutan Onyx ini bisa dibilang sebagai gadget yang paling dinanti di akhir tahun 2009.

Tanpa track ball, berbalut kulit, serta sudah mengusung konektivitas 3G dan HSDPA, membuat Onyx dijagokan sebagai pesaing kuat di jajaran ponsel pintar kelas premium. Simak ulasan berikut ini.

Desain

Dari sisi tampilan luar, Onyx memang terlihat elegan. Dibungkus chrome berwarna gelap dan bagian belakangnya dibungkus bahan kulit sintetis semakin menasbihkan smartphone ini terlihat menjadi barang mewah. Hadirnya bahan kulit di sisi belakangan juga membuat ponsel ini mantap ketika digenggam.

Onyx memiliki dimensi 4,29 x 2,36 x 0,56 inch. Jika disandingkan dengan BlackBerry Javelin keduanya terlihat mirip. Hanya saja, Onyx sedikit lebih tebal dengan berat 122 gram, namun tetap ringkes dipandang. Tidak gemuk dan lebar seperti ’sang kakak’, seri Bold 9000.

TrackPad

Onyx menjadi BlackBerry kedua yang keluar dari jalur TrackBall, dengan dibenamkan TrackPad. Keputusan ini bisa dibilang tepat. Pasalnya, banyak pengguna ponsel besutan Research in Motion itu yang mengeluhkan kemampuan TrackBall. Ketika tangan berkeringat, alat navigasi itu menjadi licin. Alhasil, sulit dioperasikan.

Nah, hal inilah yang ingin dihentaskan RIM. Memang, dari keseluruhan kemampuan Onyx, TrackPad menjadi salah satu keandalan ponsel ini yang paling disukai. Tak perlu lagi menggerakkan jempol yang berlebih untuk berpindah dari tiap bagian halaman yang tengah dibuka, cukup dengan sentuhan halus. Sangat responsif!

Keypad

Tombol keypad yang diadopsi Onyx sepertinya masih menggunakan versi Bold 9000. Ukurannya cukup lebar dan empuk, sehingga bisa direkomendasikan bagi mereka yang memiliki jempol besar. Selain itu keypad di Onyx juga tak berisik, tak ditemui suara cetak-cetek ketika kita asyik mengetik.

Hanya saja, sedikit ketidaknyamanan ditemui ketika cukup lama mengetak-ngetik. Yaitu keypad jadi terasa sedikit lengket. Entah karena apa hal itu terjadi, bisa karena keringat atau memang bahan di keypad yang kurang bersahabat.

Gambar dan Suara

Onyx memiliki layar TFT LCD 2,44 inch dengan piksel 480×360. Dengan dibenamkan prosesor 624 MHz, membuat kemampuan ponsel ini dalam menjalankan video cukup mumpuni. Tampilan yang dihasilkan terbilang halus.

Sementara untuk suara yang dikeluarkan juga bisa diandalkan. Ketika diadu dengan Javelin misalnya, dalam memutar musik demo yang sama, suara yang dilontarkan Onyx sedikit lebih ngebass. Sementara untuk kenyaringan suara, 11-12 dengan Javelin dan Bold 9000.

Kamera dan Baterai

Untuk persoalan jepret-menjepret, Onyx dibekali kamera 3,2 mega piksel dengan auto fokus, image stabilization, flash dan 2X digital zoom. Ketika dijajal, hasil gambar yang diraih terbilang standar. Jika obyek sedikit bergerak, hasil buram yang akan didapat.

Sementara untuk kemampuan baterai Onyx sangat bisa diandalkan. Baterai 1500 mAh yang digunakan mampu membuat penggila BlackBerry bertahan lebih lama ketimbang Javelin dan Bold 9000 yang boros energi.

Kesimpulan

Untuk penggila gadget yang mobile dan menggantungkan segala pekerjaannya di perangkat genggam, Onyx memang pantas untuk dimiliki. Seri ini merupakan anggota BlackBerry hasil revisi dari Bold 9000. Mulai dari bentuk fisik yang diperkecil, kemampuan baterai, kemudahan navigasi lewat TrackPad hingga desain yang lebih elegan menjadi keunggulannya.

Pun demikian, bukan berarti ponsel ini tanpa cela. Salah satu yang disayangkan adalah terkait minimnya inovasi di sisi fitur Onyx. Alhasil, perbedaan dengan Bold 9000 lebih dari sisi tampilan secara fisik, sementara bagian dalamnya kurang lebih sama. Selain itu terkait harga jual juga masih menjadi bahan pertimbangan. RIM sendiri merekomendasikan Onyx dijual para operator resmi di angka Rp 6,4 juta.

Namun semuanya diserahkan kembali kepada Anda sebagai pengguna. Berminatkah membeli Onyx?

Spesifikasi:

* Layar TFT LCD 2,44 inch, 480×360 piksel
* Kamera 3,2 Mega piksel
* 3G HSDPA, WiFi, Bluetooth
* Blackberry App World
* GPS dengan A-GPS
* 256 MB internal flash memory plus dukungan kartu microSD sampai 32GB
* 3.5mm stereo headset
* Quad-band EDGE / GPRS / GSM
* 2100/1900/850/800 Connectivity 2100/1700/900 MHz or UMTS/HSDPA
* 2.44-inch display with 480 x 360 pixels
* Wi-Fi
* GPS
* Bluetooth 2.1
* 3.5mm headset jack
* Dimensi 2,36 x 4,29 x 0,56 inch (109 x 60 x 14.1 mm)
* Berat: 122 gram

Museum Kartun Indonesia Pertama Hadir di Kuta

Tutorial Blog dan Bisnis Online Terpercaya Museum Kartun Indonesia Pertama Hadir di Kuta , Cari Tutorial blogspot, Bisnis Online terpercaya Museum Kartun Indonesia Pertama Hadir di Kuta dan Tips seputar komputer Museum Kartun Indonesia Pertama Hadir di Kuta di Cyber Man yang menyediakan tutorial blogspot dan bisnis online terbaru dan terpercaya.

sp/i nyoman mardika

Sejumlah karya karikatur dari seniman Indonesia di pamerkan di Museum Kartun Indonesia di Kuta, Bali.

[DENPASAR] Museum Kartun Indonesia pertama di Indonesia bahkan di Asia Tenggara kini hadir di Kuta, Bali. Museum itu diresmikan Kamis (13/3) dan memberi nuansa baru bagi dunia pariwisata Bali.

Museum yang berlokasi di Jalan Sunset Road Kuta, menempati lahan seluas 1.600 meter persegi. Di museum itu, ada sekitar 200 kartun karya dari puluhan kartunis Indonesia yang dipajang. Saat peresmian, sejumlah pencinta kartun dari Bali dan luar Bali hadir. Dengan membayar harga tiket masuk Rp 20.000, para pengunjung dapat melihat aneka kartun karya beberapa kartunis seperti Gatot Eko Cahyono, Pramono R Pra- moedjo, GM Sudarta, Dwi Koendoro, Jango Paramartha hingga beberapa kartunis muda lainnya.

Tema kartun yang di- pajang bervariasi, mulai dari bertema ringan hingga serius seperti pemberantasan korupsi, illegal logging, hingga kartun bom Bali satu.

Selain menampilkan aneka peristiwa sejarah Indonesia dalam bentuk kartun, di museum ini para pengunjung juga dapat melihat aneka kartun para tokoh di Indonesia seperti Presiden pertama Indonesia Soekarno, mantan Presiden Soeharto, Megawati, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, hingga tokoh perjuangan hak buruh Marsinah.

Di museum ini juga dapat dilihat kartun para tokoh dari beberapa negara, seperti Osama bin Laden, Aung San Su Kyi, presiden Amerika Serikat George Bush, pemimpin Libya Mohamar Khadafi hingga mantan Presiden Irak Saddam Hussein.

"Secara umum, kartun yang dipajang di museum ini menceritakan perjalanan sejarah kartun di Indonesia dan peran kartunis serta karyanya dalam sejarah bangsa Indonesia dan juga dunia. Selain itu, karya yang ditampilkan juga menampilkan kehidupan kreatif para kartunis," ujar Ketua Dewan Museum Kartun Indonesia, Pramono Pramoedjo.

"Tujuan yang ingin kita capai dari pendirian museum ini adalah agar kartunis dan karyanya bisa sejajar dengan pelukis dan lukisannya. Karya kartun tidak kalah pentingnya dengan karya lukis," kata Pramono yang sangat berbahagia dengan kehadiran museum ini.

Hal senada juga disampaikan Direktur Museum Kartun Indonesia A Adelie, yang mengharapkan kehadiran museum di daerah pariwisata bisa diterima masyarakat maupun turis mancanegara. "Mudah-mudahan dengan kehadiran kami akan membangkitkan pencinta maupun para kartunis kalau kartun itu bukan barang murahan tetapi barang berharga yang patut dicintai dan dihormati," ujarnya.

Kritik Pejabat

Seorang pengunjung museum, A Prayitno yang dikenal pemilik Rumah Topeng dan Wayang di Ubud Bali mengatakan, salut atas kehadiran museum karena pengunjung diajak bercermin bahwa mengkritik pejabat tidak harus berteriak-teriak. Cukup dengan goresan seni atau kartun. Meski demikian, katanya, tidak mungkin sebuah museum bisa hidup tanpa ada bisnis yang menunjang seperti halnya museum lukisan yang tersebar di Bali.

"Kalau Rumah Topeng dan Wayang kami memang tidak memungut bayaran atau gratis tetapi ada pihak ketiga yang mendanai. Kalau museum tidak bisnis atau ada yang mendanai cepat atau lambat bisa bangkrut," ujar Prayitno.

Pengagas berdirinya Museum Kartun Indonesia, Pak Jangkrik saat pembukaan menyampaikan banyak hambatan yang dilalui untuk mendirikan museum itu.

"Hampir dua tahun saya harus berkelana mengumpulkan kartun-kartun yang dipamerkan. Apalagi awalnya kartun hanya dianggap barang murahan atau sampah. Padahal kartun punya nilai tinggi sehingga harus dihargai," katanya seraya enggan menyampaikan jumlah investasi yang ditanamkan membangun museum tersebut. [137]

Kamis, 07 Januari 2010

lambang lambang universitas

Tutorial Blog dan Bisnis Online Terpercaya lambang lambang universitas , Cari Tutorial blogspot, Bisnis Online terpercaya lambang lambang universitas dan Tips seputar komputer lambang lambang universitas di Cyber Man yang menyediakan tutorial blogspot dan bisnis online terbaru dan terpercaya.

Lambang Universitas Gunadarma


Lambang Universitas Pamulang


Lambang UNPTTI


Lambang UII


Universitas Surakarta


Lambang Universitas Surabaya


Lambang Universitas PGRI Palembang


Lambang undip


Lambang UGM


Lambang Resmi UMY


Universitas Indonesia


Lambang Universitas Brawijaya