Iklan

Rabu, 02 Desember 2009

kiat sukses dlm hidup

Tutorial Blog dan Bisnis Online Terpercaya kiat sukses dlm hidup , Cari Tutorial blogspot, Bisnis Online terpercaya kiat sukses dlm hidup dan Tips seputar komputer kiat sukses dlm hidup di Cyber Man yang menyediakan tutorial blogspot dan bisnis online terbaru dan terpercaya. Jangan pernah takut bermimpi
19 12 2007

Apakah anda pernah mendengar cerita tentang John Goddard? Pada waktu dia berumur 15 tahun dia mendengar suatu pembicaraan antara orang tuanya dengan teman mereka, bagaimana mereka menceritakan bahwa kedua orang tuanya adalah orang yang gagal dalam hidupnya.
Pada saat itulah John merasa tertantang dan dengan meneguhkan hatinya, dia menulis semua yang dia inginkan dalam hidupnya. Dia menyebutnya sebagai ”daftar kehidupanku”, yang berisi 127 hal yang ingin dia lakukan dalam hidupnya.
Saat ini usia John adalah 70an, berarti sdh sekitar 55 – 60 tahun dia berusaha mencapai impiannya tersebut. Dari 127 hal, dia sudah mencapai 111 hal yang dia cita citakan. Cita citanya tsb bukanlah cita cita yang kecil, diantaranya :
- Mendaki gunung Kilimanjaro dan “Mount Ararat”. Dan mendaki puncak puncak yang tinggi didunia.
- Dia menjalani rute yang ditempuh Marcopolo di Asia (dan China)
- Dia berlari sejauh 1 mil dalam lima menit. Melompat sejauh 15 kaki dll
- Dia menjadi orang pertama yang menjelajahi Sungai Nil sepanjang 4200 mil (ini impiannya yang nomor 1) . Dia melakuka juga di Amazon dan Congo.
- Dia sudah mengunjungi 122 negara dan tinggal 122 suku yang berbeda.
- Dia menjelajah Great Barrier Reefs dan kumpulan karang di Florida.
- Dia terbang 40 jenis kapal terbang.
- Dia sudah membaca seluruh isi Kitab Suci
- Dan masih banyak lagi
Bagaimana dengan anda? Seperti John Goddard anda tidak boleh pesimis dalam hidup. Tuliskan semua yang anda ingin raih (cita citakan). Dan beranilah menuliskan hal hal besar dalam hidup yang ingin anda raih

Sukses



Banyak dari kita salah persepsi dengan mangartikan impian sebagai sesuatu yang negatif. Bermimpi seolah olah sesuatu yang akan membuat manusia hidup secara berlebihan dan tidak rasional. Ingatlah bahwa kita dapat menikmati hiburan audio visual, telephone, internet, listrik dan hal penting lain dalam hidup bisa kita nikmati karena semua orang yang menemukan dulunya dianggap bermimpi oleh orang disekitarnya. Tapi mereka tetap teguh dengan impiannya itu sampai pada akhirnya mereka mendapatkannya.
Impian adalah sumber motivasi dan inspirasi dalam hidup kita. Pada saat kita letih dan malas untuk melangkah hanya impianlah yang merupakan bahan bakar utama untuk mendorong kita bergerak meskipun pelan tapi pasti. Sukses anda sangat ditentukan seberapa besar impian anda. Impian yang positif dan berguna buat orang disekitar anda, keluarga maupun dunia ini sangatlah berarti. Oleh karena itu meskipun membutuhkan perjuangan untuk tetap menatap impian anda ditengah himpitan cemoohan, kelatihan, kemalasan, keraguan dan apapun hal negatif lain yang dapat menjauhkan anda dengan kesuksesan yang anda inginkan, jangan lepaskan impian anda itu.
Kalau kita melihat jalan didepan kita yang semakin mengecil, seperti itulah hidup dan impian anda. Hidup kita harus jalani, impian adalah sesuatu yang akan menanti kita diujung sana yang pada waktu sekarang kita melihatnya mungkin hanya setitik kecil atau bahkan tidak terlihat karena ada banyak belokan dalam hidup kita ini. Jangan ragu tetaplah melangkah.
Sukses selalu


Jangan Tunda Kesuksesan Anda

Sifat menunda adalah suatu sifat negative yang bisa menghancurkan segala usaha yang sudah pernah kita capai. Menunda berarti sama dengan berbicara pada diri kita sendiri bahwa kita tidak bertanggung jawab atas pekerjaan atau sesuatu yang seharusnya kita lakukan. Dengan berjuang mengalahkannya anda akan lebih kuat dari waktu kewaktu dan merupakan suatu kebiasaan yang bisa menjadi kunci sukses anda.
Semua orang, termasuk yang sudah suksespun selalu berjuang untuk melakukannya. Bahkan mereka harus lebih keras melakukannya karena mereka mempunyai tanggung jawab yang lebih besar terhadap kesuksesannya.
Untuk dapat mengatasi sifat menunda anda anda harus belajar untuk berbicara danmemotifasi diri anda sendiri. Resep paling mujarab adalah bicaralah pada diri anda sendiri sekeras mungkin ” Lakukan Sekarang ”. Self Talk ( berbicara pada diri sendiri ) tidak akan dapat berhasil apabila hanya dilakukan sekali. Anda harus sesering mungkin melakukannya pada diri anda sendiri. Semakin tegas maka akan semakin kuat dorongan semangat dalam diri anda. Jangan biarkan pikiran anda memberi anda alasan alasan lain untuk tetap menunda.
Dengan mengucapkannya secara tegas, keras dan mantap akan memberi pengaruh secara mental dan fisik. Fisik anda akan terdorong untuk menguat juga. Tindak lanjuti dengan gerakan secara fisik yang dapat membuat anda lebih fokus dan semangat, misalnya dengan duduk atau berdiri dengan punggung tegak. Angkat kepada anda untuk menatap segala tanggung jawab yang harus anda lakukan dengan keyakinan anda dapat menyelesaikannya, bahkan dalam kondisi yang anda pikir mustahil sekalipun.
Jangan tunda mencapai kesuksesan anda

Menjadi Pribadi Sukses
21 11 2007

Sebagai seorang yang ingin maju, anda tentu banyak mengikuti seminar maupun berusaha belajar berbagai teknik untuk meningkatkan penjualan anda.

Ada beberapa metode penting yang harus anda ingat apabila anda ingin meningkatkan penjualan anda.

1. Anda tidak boleh takut menjadi sukses.

Untuk menjadi seorang sales yang baik anda harus dapat meyakinkan diri anda bahwa anda pantas menjadi sukses. Anda harus membentuk karakter dan pola piker anda untuk dapat melakukan tugas dan tindakan apapun yang dibutuhkan menjadi sukses.

William James seorang Profesor di Harvard menyebutkan bahwa formula atau rumus untuk mencapai sesuatu adalah dengan mengkondisikan pikiran bawah sadar kita dengan kondisi seperti apa yang ingin kita capai (‘act as if”) Jika anda ingin sukses anda harus melakukan hal hal yang seolah olah anda telah mencapai kesuksesan tersebut.

Jika anda selama ini belum merupakan tenaga penjual yang sukses maka anda harus bentindak seolah olah anda telah menjadi sales yang sukses. Anda harus dating tepat waktu, anda harus memperhatikan penampilan fisik maupun gaya tubuh anda. Seorang sales yang sukses adalah seorang sales yang berkata dan berpikir positif setiap menghadapi masalah. Seorang sales yang sukses adalah seorang yang dengan rajin dan berkala membuat laporan dan menargetkan diri sendiri tanpa harus diminta orang lain atau pimpinan. Hal diatas adalah hal yang tidak membutuhkan biaya besar untuk melakukan tetapi menuntut kemauan dan disiplin. Itulah yang membedakan anatara seorang sales yang sukses dan yang tidak meskipun berangkat sama sama dari seorang sales yang biasa.

2.Gunakan afirmasi atau self talk positif kepada diri anda sendiri. Beberapa ahli mengatakan ini sebagai intra personal skill. Anda tahu apa yang anda harus lakukan dan anda tahu apa saja teknik yang baik, tapi pada saat anda melakukannya pasti banyak tantangan. Terutama saat melakukan hal hal yang tidak biasa anda lakukan. Untuk itu anda harus berusaha menguasai diri anda dengan berbicara hal hal yang positif, misalnya : saya bisa, sayalah yang akan mendapatkannya, ini hanya embutuhkan sedikit kesabaran dll. Tindakan diatas akan membantu anda menghilangkan rasa malas dan takut.

3. Lakukan hal tersebut secara berulang ulang. Pada saat anda mendapatkan kegagalan itu hanya berarti anda belum ahli. Lakukan terus samapai saatnya anda mendapatkan kesuksesan yang anda inginkan

Berubah untuk sukses
9 11 2007

Spesies (manusia) yang sukses bukanlah mereka yang terkuat ataupun mereka yang terpintar. Tapi mereka yang cepat beradaptasi dengan perubahan. – Charles Darwin
Kita hidup dalam dunia yang selalu berubah. Ketidakpastian adalah suatu hal yang pasti kita akan hadapi. Oleh karena itu diperlukan suatu penetapan arah dalam hidup kita. Arah tersebut sudah cukup untuk dijalani tetapi anda harus berani melalui proses mencapainya. Dalam perjalanan tersebut proses dapat menjadi suatu masalah, pada saat itulah dituntut keberanian kita untuk berubah sesuai dengan kondisi yang kita hadapi.
Waktu akan terus berubah, apabila anda tidak ikut berubah anda akan tertinggal dibelakang. Karena siapa yang dapat bergerak dengan cepat dialah yang akan mencapai tujuan dengan cepat.
Sering anda akan berjanji pada diri sendiri dengan sederetan daftar apa saja yang anda akan ubah. Hal tersebut sangat membantu, tetapi sebenarnya yang anda perlukan adalah suatu bentuk perubahan yang mendadak dan radikal. Apabila tidak, kecenderungan kita akan selalu mempunyai banyak alasan untuk tidak berubah. Jadi anda harus membuat keputusan dan anda harus melakukannya

7 Langkah Sukses
31 08 2007

Ada 7 langkah yang anda dapat lakukan untuk menjadi sukses

1. Seriuslah terhadap masa depan anda. Buatlah keputusan sekarang ! Bahwa anda dapat mencapai kesuksesan anda dan tuliskan apa saja yang akan/ingin anda dapatkan pada saat anda meraihnya. Lakukan sesuatu mulai sekarang. Bila anda tidak melakukan berarti anda tidak serius terhadap kesuksesan andaMore...

2.Kenalilah kelemahan anda. Anda harus bisa mengenali hal hal apa saja yang dapat membuat anda selalu kembali pada masa lalu anda yang penuh kegagalan. Apa saja yang perlu anda lakukan/perbaiki agar anda bisa mencapai kesuksesan.

3. Carilah lingkungan yang positif. Berkumpul dengan orang orang yang penuh dengan cita cita dan target dalam hidupnya akan membuat anda bersemangat dan ikut merasakan keyakinan mereka dan akan menular pada keyakinan anda sendiri. Anda tidak akan menjadi seekor elang apabila anda selalu berkumpul dengan sekelompok ayam.

4. Peliharalah kesehatan anda. Istirahat yang cukup, berolah raga dan mengkonsumsi bahan makanan tambahan yang dibutuhkan oleh tubuh anda sebagai orang yang aktif.

5. Visualisasi Positif. Kesuksesan dimulai dengan bagaimana anda melihat diri anda. Bila anda selalu melihat diri anda menjadi seorang yang sukses maka alam bawa sadar anda akan membawa anda kearah sana.

6. Positif “Self Talk”. Teruslah berbicara pada diri sendiri secara positif. Kontrollah segala pembicaraan anda dengan diri anda sendiri. Pilih kata yang positif. Anda tidak akan pernah sukses apabila anda melihat diri anda sebagai pecundang dan selalu berbicara pada diri sendiri bahwa anda tidak bisa. Apabila anda ragu terhadap diri anda, bagaimana orang lain akan percaya pada anda.

7. Lakukan tindakan yang positif. Lakukan dengan cepat. Lebih cepat lebih baik. semakin anda lebih baik, maka anda akan mendapatkan hal hal yang lebih baik. Hal hal baik tersebut akan membuat anda semakin mencintai diri anda sendiri. Semakin anda mencintai diri sendiri maka keyakinan anda terhadap diri anda sendiri semakin baik juga. Bila keyakinan anda semakin tinggi maka anda akan semakin disiplin. Kedisiplinan anda akan membuat anda maju terus apapun tantangannya. Anda tidak akan bisa dihentikan oleh siapapun untuk mencapai kesuksesan anda.

Selasa, 01 Desember 2009

Istri-istri Kami

Tutorial Blog dan Bisnis Online Terpercaya Istri-istri Kami , Cari Tutorial blogspot, Bisnis Online terpercaya Istri-istri Kami dan Tips seputar komputer Istri-istri Kami di Cyber Man yang menyediakan tutorial blogspot dan bisnis online terbaru dan terpercaya.

Triyono (samaran) adalah sahabat lamaku sejak aku SMA. Kini setelah kami sudah mempunyai anak remaja (umurku 46 tahun) dia masih sahabatku, bahkan istrinya yang bernama Atik (samaran) dan istriku sangat akrab, dan kami rutin selalu ketemu kalau tidak dirumahnya, ya dirumahku.


Bahkan jika aku dan Triyono pergi mancing ketengah laut dengan sewa perahu, tak jarang istriku menginap dirumah menemani istrinya atau sebaliknya (karena anak kami sudah remaja dan mereka kuliah dikota lain).
Begitu akrabnya kami sehingga tak jarang kami melakukan yang menurut pandangan orang ketiga adalah hal yang aneh, misalnya ditengah gurauan, kadang kadang Triyono memeluk istriku dan menciumi pipinya berkali kali, didepanku maupun didepan istrinya. Demikian pula sebaliknya ketika kami bercengkarama berempat kadang kadang Atik dengan manja tiduran berbantal pahaku. Tentunya sikap kami ini tidak didepan anak anak yang sudah berangkat remaja.


Bahkan pernah didapur rumahku aku memergoki Triyono mencolek pantat istriku, dan kulihat istriku pura pura marah, aku tahu itu dari raut wajahnya, tentu saja sebagai lelaki normal kadang aku dilanda cemburu. Tetapi kami selalu lebih memegang persahabatan, apalagi akupun sering melakukan hal yang sama terhadap istrinya.


Tentu saja keadaan ini tidak terjadi begitu saja, kami menjalin hubungan kekeluargaan sejak kami menikah. Namun sejauh itu kami tidak pernah melakukan hal hal yang terlalu jauh. Sampai suatu hari terjadilah apa yang belum pernah terbayangkan sebelumnya, setidak tidaknya olehku. Tapi aku yakin ini adalah rencana Triyono dan istrinya yang sudah dipersiapkan (ini kusadari setelah cukup lama peristiwa itu terjadi)


Seperti yang sering kami lakukan, pada hari jumat yang kebetulan hari libur kami berempat ber week end di Villaku didaerah Ciloto. Walaupun tidak terlalu mewah namun villaku ini cukup luas dan cukup nyaman untuk beristirahat di akhir pekan. Kami selalu rutin mengunjunginya paling tidak sebulan sekali, biasanya hanya aku dan istriku, kadang kadang anak anak ikut, atau famili lain.


Kali ini aku mengajak Triyono dan istrinya, tidak ada yang istimewa kami hanya ingin menikmati liburan dan seperti biasanya selesai makan siang dijalan, istriku mampir untuk beli pepes ikan Mas kesukaanku. Sampai di villa sekitar jam jam 2 siang, aku tidur pulas, sampai akhirnya dibangunkan istriku untuk makan malam. Kami makan malam berempat dengan nasi hangat dan pepes ikan.


Selesai makan malam kami menonton TV sambil ngobrol kesana kemari diruang keluarga. Setelah bosan ngobrol, Triyono mengambil inisiatif mengambil kasur dikamarnya dan dihamparkan didepan TV dia dan istrinya menonton TV sambil tiduran, dan akupun berbuat hal yang sama. Atiek masuk kamarnya dan mengganti dasternya dengan baju tidur yang amat tipis tanpa BH dan CD, ini terlihat jelas dari bayangan tubuhnya dibalik gaun tidurnya.


Kulihat dia sangat atraktif mempertontonkan tubuhnya didepanku dan didepan istriku. Kulihat Triyono acuh saja melihat tingkah istrinya. Kamipun menonton TV sambil tiduran, istriku dan Atiek tidur berdampingan ditengah sedangkan aku berada disamping istriku dipinggir. Acara TV terasa membosankan mungkin karena aku tidak bisa konsentrasi, aku lebih terpesona menikmati tubuh yang menggairahkan yang tergolek disamping istriku dan itu membuat adik kecilku dibalik sarung setengah ereksi.


"Pah.., puterin film yang hot.. dong.., aku kedinginan nih.." Atiek menyuruh suaminya memutar film porno.
Aku tahu mereka sering muter film porno karena kami sering tukar menukar film, tapi selama ini kami belum pernah nonton bersama sama.

Sebelum beranjak mengambil film, Triyono basa basi minta ijin istriku "Rin..muter film blue ya.."
"Terserah aja " jawab istriku.

Filmnya cukup bagus dengan latar belakang jaman kekaisaran romawi, adegan sexnya tidak vulgar, dan ini membuat gairahku cepat bangkit. Sarungku sudah terdongkrak keatas sementara kulihat Atiek sering mencuri padang kearah sarungku yang memang sengaja tidak kusembunyikan. Sementara itu istriku sudah memindahkan kepalanya diatas lenganku dan jari tangannya meremas remas jari tanganku. Aku sudah hapal sekali, istriku pasti sudah terangsang.


Triyono menonton film itu dengan memeluk istrinya secara ketat dan tangannya mengusap usap payudara Atiek dari luar baju tidurnya, sesekali diciumnya bibir istrinya dalam dalam. Sementara itu kaki kanan Atiek ditekuk dan pahanya menindih paha istriku, sehingga tak terhindarkan baju tidurnya yang memang pendek makin tersingkap sehingga akupun makin leluasa melahap pahanya yang putih mulus, dan sebagian rambut dipangkal pahanya dengan sudut mataku.


"Mbak Rin,.. Aku jadi pengen nih.." Atiek bicara kepada istriku.
"Ya nggak apa apa, wong Mas nya nyanding koq." Istriku menyahut sambil senyum penuh arti.

Aku makin terangsang, kumiringkan tubuhku menghadap istriku sehingga aku bisa melihat paha mulus Atiek, dan kuselusupkan tanganku dibalik blouse istriku yang tidak ber BH untuk meremas remas buah dadanya, sementara tangannya sudah masuk kesarungku untuk mengelus elus penisku yang sudah berdiri keras. Ia menutup tanganku dengan bantal sehingga gerilya yang kulakukan tidak terlihat oleh Triyono dan Atiek. Walaupun itu sebenarnya hal itu tidak perlu dilakukan, karena mereka sudah tidak memperhatikan kami lagi, keduanya sudah mulai tenggelam dalam percintaan.


Ketika Atiek melepaskan seluruh pakaiannya dan mencopoti pakaian suaminya, Triyono menggeser posisinya merapat keistriku, sedangkan Atiek menindihkan tubuhnya yang bugil dari sebelah kanan, sehingga Triyono berdampingan dengan istriku.

Mereka berciuman sambil saling saling mengelus penuh nafsu, kulihat istriku sering melirik mereka dengan gairah, ikut terhanyut dengan adegan panas persis satu jengkal disampingnya.

Tiba tiba Atiek menghentikan pergulatan dengan suaminya dan tangannya meraih blouse depan istriku dan melepas kancingnya.

"Biar adil dong Mbak.." sambil tangannya terus melolosi seluruh pakaian istriku.
Walaupun wajah istriku protes, tapi usaha mencegah tangan Atiek yang nakal, tidak serius sehingga dengan mudah Atiek melucuti pakaian istriku. Sekelebat kulihat mata Triyono melahap seluruh tubuh indah istriku, bahkan ia segera mengeser posisinya merapat ketubuh istriku, sehingga lengannya menempel pada pinggir payudara istriku.


Aku tak sempat berfikir macam macam, nafsuku mendominasi pikiranku, kucopot seluruh pakaianku sehingga kami berempat sudah bugil, kuciumi istriku, sambil jariku mengelus vaginanya yang sudah basah. Istriku mendesis desis keenakan tangan kanannya mendekap punggungku erat erat, sedangkan tangan kirinya tertindih tangan Triyono.


Kurasakan elusan lembut sebuah tangan halus menelusuri bokongku, bahkan kemudian mengarah keselangkangan dan mengelus buah zakarku. Aku sudah menduga pemilik tangan itu, dan hatiku berdesir ketika kulihat tangan Atiek lah yang sedang mengelus batang penisku, sambil mulutnya menciumi dada suaminya. Aku yakin Triyono melihat tangan istrinya yang sedang beroperasi di batangku yang keras seperti kayu, tapi dia tampak acuh saja, bahkan kini lengan kanannya telah mendidih susu istriku.

Istriku tidak menyadari atau pura pura tidak tahu bahwa tangan Triyono sudah menindih payudaranya, dan wajahnya dipalingkan kearah yang berlawanan.

Atiek sambil berubah posisi dengan setengah duduk dipaha suaminya dengan selangkangan yang terbuka lebar memperlihatkan vagina merah basah yang sangat indah, sementara tangan kanannya menggosokan gosokkan kemaluan suaminya ke klitorisnya, sementara buahdadanya menggantung diremas remas suaminya.


Posisinya tersebut membuat tubuh Triyono merenggang dari tubuh istriku sehingga tangan kiri istriku yang tertidih menjadi bebas. Dari padangan matanya yang sayu dan pahanya sudah direntangkan, aku tahu baha istriku sudah memberi lampu hijau. Dituntunnya penisku kearah lubang vaginanya, dan dalam tempo singkat aku sudah melayang menikmati jepitan lobang kemaluan istriku. Sementara aku mengocoknya perlahan lahan, istriku mendesis desis keenakan, kini wajah istriku menghadap kearah Triyono bahkan hanya berjarak sejengkal dengan wajah Triyono namun matanya terpejam.


Atiek sudah terlengkup ditubuh suaminya, sementara pinggulnya naik turun, mengocok batang suaminya yang sudah melesak ditelan liang kenikmatannya. Sekali kali tangannya meremas bokongku dan istriku melihat aktifitas tangan Atiek ini, tapi rupanya diapun tak ambil peduli. bahkan beberapa kali Triyono mencium mulut istriku yang tengah mendesis, istriku diam saja, walaupun tidak meresponnya. Entah kenapa aku tidak cemburu melihat istriku diciumi oleh Triyono saat sedang kusetubuhi, bahkan aku makin terangsang. Karena kulihat ciuman itu membuat istriku makin bergolak gairahnya. Ini kurasakan dari gerakan dan nafasnya mendengus tidak seperti adat biasanya.


Dalam waktu yang tidak terlalu lama gerakan istriku tak terkendali, bahkan ia membalas menyedot ciuman Triyono, dan pada saat itulah istriku menghentak hentakkan pinggulnya keatas, mulutnya menghisap mulut Triyono dalam dalam sambil merintih. Dia telah orgasme. Ini diluar kebiasaan, istriku biasanya cukup tahan lama, tapi kali ini dia cepat selesai, padahal aku merasa masih tahan lama.


Kuhentikan kocokanku, kucabut penisku, aku masih tanggung tetapi aku memang tidak ingin selesai sekarang, aku masih berharap istriku bangkit lagi setelah istirahat. Kutatap wajah istriku yang penuh kepuasan. Disampingnya kulihat Triyono menggengam tangan istriku.


Melihat aku tegeletak disamping istriku, dengan kemaluan yang masih tegar, Atiek segera tahu bahwa aku belum ejakulasi. Tiba tiba Atiek menghentikan goyangan pinggul, dicopotnya penis suaminya dari vaginanya. Dengan melangkahi tubuh istriku, Atiek segera menghampiriku, kemudian dengan dasternya yang diambil dari sisi kasur dibersihkannya penisku yang penuh lendir istriku.


Dia menindihku dan menciumku. Aku sempat kaget, aku tak menduga kejadian itu, kulirik Triyono tetapi dia hanya melihat tingkah istrinya tanpa reaksi. Istriku juga hanya melirikku sebentar kemudian memejamkan mata kembali, menikmati sisa orgasme yang ia dapat dariku.


Kubalas ciuman Atiek dengan nafsu, tangan kiriku mengelus bokongnya sedangkan tangan kanan meremas buah dadanya. Atiek menjulurkan lidahnya menyambut lidahku, sementara vaginanya yang basah digesek gesekan ke diatas kemaluanku. Tampak Atiek sudah sangat terangsang, sehingga ciuman kami hanya berlangsung sebentar, segera dia menghentikan ciumannya, ditariknya badannya sehingga sekarang posisinya duduk diatas pahaku, sementara belahan kemaluannya menidih pada batang penisku yang rebah diatas perut.


Kulihat belahan kemaluannya yang merah penuh lendir, aku sudah tidak sabar lagi, kuangkat pinggangnya dengan kedua tanganku, Atiek cepat tanggap, sambil mengangkat pantatnya, diambilnya penisku dan diarahkan kelobang vaginanya. Dalam hitungan detik, kemaluanku sudah menyelusup kedalam vagina Atiek. Atiek melenguh pelan, badannya ambruk kedadaku dan wajahnya menempel disamping kepalaku sambil mendesis desis. Kuangkat pinggulku berusaha mengocok kemaluan Atiek, dan diapun mengikuti gerakanku tetapi pinggulnya digoyang memutar sedangkan otot vaginanya menjepit kemaluanku, jepitan dan putaran pinggulnya tidak akalh dengan istriku, kenikmatan menjalar keseluruh penisku.


Sepuluh menit telah berlalu dan kurasakan Atiek mulai mempercepat goyangannya, mulutnya menciumku dan lidahnya menerobos masuk ke mulutku. Nafasnya tersengal, aku segera mengerti bahwa sedang mulai masuk kemasa orgasme. Tanpa menunggu waktu lagi kupercepat kocokanku, karena kemaluankupun sudah berdenyut denyut enak, dan segera akan keluar.


Ketika kurengkuh bokongnya, Atiek merengkuh pundakku makin kencang, dari mulutnya keluar erangan kenikmatan yang panjang dan kemaluannya ditekan keras ke kemaluanku, dia sedang orgasme. Dan segera kulepas pula air maniku menyemprot didalam vaginanya. Kenikmatan yang luar biasa.


Walaupun permainanku sudah berakhir tetapi Atiek tidak mau mencopot kemaluanku dari vaginanya, dia hanya mengeser tubuhnya dari dadaku untuk meringakan tindihan tubuhnya diatas tubuhku. Kesadaranku mulai pulih, kulihat istriku sedang bergumul dengan Triyono. Dengan tubuh yang bugil dia menindih tubuh istriku, mereka berciuman dengan pelan dan dalam, tangan meremas remas buah dada istriku yang tergolong besar dan montok, sementara tangan istriku mengelus bokong Triyono, dan kudengar desahan halus dari mulutnya itu pertanda istriku sudah mulai terangsang lagi.


Melihat istriku terangsang, tiba tiba akupun terangsang kembali. Aku sangat senang istriku menikmati sexnya, Kuhadapkan tubuhku kearah istriku, dan Atiek segera merangkul pinggangku dengan kakinya dari belakang, sambil menikmati sisa orgasme yang kuberikan padanya.


Triyono sedikit mengeser tubuhnya dan tangan yang tadinya meremas tetek istriku turus kebawah, kearah kemaluan istriku, dan istriku mengangkat pinggulnya ketika jari tengan Triyono memutar mutar clitorisnya. Desahan dari mulutnya makin keras.. Triyono mengangkat tubuhnya dan dibukanya lebar lebar paha istriku.


Istriku menoleh kearahku, matanya sayu memandangku seolah minta ijin padaku. Kupandangi dia, dia sangat cantik tak kuasa aku menghalanginya. Kukecup bibirnya kuusap rambutnya tanda bahwa aku menyetujuinya. Dan ketika penis priyono melesak kedalam vaginanya, istriku memejamkan mata keenakan, dan tangannya mengelus elus penisku seirama dengan kocokan yang diberikan Triyono.


Kuciumi bibirnya, pipinya lehernya, atau mana saja yang kudapat karena istriku dalam kenikmatan, selalu kepalanya tidak bisa diam, menoleh kekiri kekanan sambil menjilat jilat bibirnya sendiri. Sementara tangan kanannya mengocok penisku tangan kirinya merangkul pundak Triyono. Tangankupun tak henti hentinya meremas remas buah dadanya. Kudengar pula desisan Triyono menambah suasana jadi makin mengairahkan.


Tiba tiba istriku berhenti menggelengkan kepalanya, dahinya berkerut dan giginya menggigit bibr bawahnya, dia menoleh kearahku, istriku akan selesai dan sebentar lagi pasti akan melenguh panjang.
"Pah.. aku sudah nggak tahan.. Pahaahh.. eghh.. eegghh"

pada saat itu dia mendongakkan wajahnya keatas, matanya menatap mata Triyono dengan sayu.

Pada saat yang sama, aku tak tahan menahan ejakulasi, digenggaman tangannya. Kulihat Triyono menekan kemaluannya dalam dalam kevagina istriku untuk berejakulasi.. Ketika dia mencabut kemaluanya, kulihat sisa air mani meleleh keluar dari bibir vagina istriku, yang berwarna kemerahan.


Malam ini adalah malam pertama dimana istriku merasakan penis orang lain selain punyaku apalagi dia merasakannya sekaligus dalam selang beberapa menit, sebuah pengalaman yang sangat memuaskan kami berempat.

Sejak itu kami sering melakukannya, sedikitnya sebulan sekali, dan kami berkomitmen ini hanya dilakukan berempat, Bahkan kini muncul ide baru dari Atiek untuk menambah menjadi tiga pasangan. Hanya saat ini kami belum menemukan pasangan yang bisa diajak main. Pengalaman ini ditulis juga atas persetujuan kami semua.

Anak Guru SMA-ku

Tutorial Blog dan Bisnis Online Terpercaya Anak Guru SMA-ku , Cari Tutorial blogspot, Bisnis Online terpercaya Anak Guru SMA-ku dan Tips seputar komputer Anak Guru SMA-ku di Cyber Man yang menyediakan tutorial blogspot dan bisnis online terbaru dan terpercaya.

Saat ini aku masih merasakan sensasi yang terjadi 4 hari lalu di lantai dua rumahku. Umurku sudah 27 tahun, tetapi aku baru saja merasakan hal yang luar biasa dalam untuk pertama kalinya dalam hidup ini.


Diawali dengan pertemuan di sebuah toko kelontong di perumahan tempat tinggalku, aku jadi akrab dengan Vita. Dia anak dari guru SMA ku yang sudah meninggal. Umurnya masih 18 tahun. Vita mempunyai body yang sangat wah, dengan wajah mirip salah satu artis indonesia, tinggi badan 165 cm, ukuran dada 36, kulit putih bersih, dan rambut panjang melebihi bahu.


Setelah pertemuan di toko kelontong, kami jadi sering berhubungan lewat telpon. Dan jarak rumah kami yang dekat, terpaut dua gang dengan rumahku membuat kami janjian untuk bertemu dirumahku.

"Fir, nanti sore aku main ke rumah kamu ya?" katanya di telepon.

"Boleh deh, kebetulan bapak dan ibu ada acara arisan keluarga." Aku menyetujui permintaannya.
Oh ya, aku tinggal dengan kedua orang tua dan nenekku. Kalau bapak dan ibu pergi, aku harus di rumah menemani nenek.


"Teng.. teng!" aku mendengar suara gembok pagar dipukulkan ke pagar.
"Sebentar!" sahutku.
Ternyata Vita yang datang, wah senang banget ternyata dia tidak main-main.
"Sebentar Vit, wah sexy banget non, mau ke mana?" sambil buka kunci pagar aku nyerocos menyapa dia.

"Ya mau ke sini Fir. Eh, pakaianku terlalu terbuka ya?" Dia malah nanya.
Body yang sexy dibalut tank-top warna biru menonjolkan warna kulitnya yang putih dan tonjolan dadanya yang besar.
"He, kamu ngelihat apa kok gak pake bernafas..?" Dia merasa kalau mataku tidak terlepas dari arah dadanya.

"Ehm, eh.. gak pa pa. Silahkan masuk Vit." Aku jadi salah tingkah.
"Siapa Fir?" Nenekku yang ada di ruang keluarga mengeluarkan suaranya dengan nada bertanya.
"Vita Nek, anaknya Bu P yang tinggal di Jl. P itu lho." aku jawab saja sambil menggandeng Vita ke ruang tamu.

"Duduk Vit, mau minum apa?" tanyaku sambil berjalan ke dapur.
"Apa aja Fir, eh air putih aja deh. Oh ya jangan yang dingin ya, yang biasa saja." jawab dia.
"Kalau gitu kamu ambil sendiri aja. Aku mau mandi dulu, lengket nih tadi habis motong rumput di halaman belakang." sambil ngomong aku melirik kembali ke ruang tamu. Dan sempat terlihat sekilas warna putih pahanya saat Vita meluruskan kaki mau berdiri. Ada getaran asyik dan aneh setelah menyaksikan pemandangan indah itu.


Segarnya guyuran air saat mandi menjadikan aku teringat dengan paha Vita, dan sedikit demi sedikit kemaluanku mengeras serta menimbulkan perasaan yang enak.
"Vita mau nggak ya aku ajak ML?" tanyaku pada diri sendiri.

Sambil masih berbalut handuk dari pinggang ke bawah, aku keluar menemui Vita.
"Fir, pakai dulu celanamu, gak sopan tuh." Nenekku nyeletuk, waduh jadi malu dan merasa salah tingkah. Tapi aku cuek saja.
"Iya Nek." aku jawab sekenanya sambil tetap jalan ke ruang tamu.


Di sana Vita sudah menunggu sambil tangannya memegang segelas air putih yang diambilnya dari dispenser. Posisi duduknya menyebabkan sebagian pahanya yang putih terlihat sampai dekat bongkahan pantatnya. Aku menelan ludah, mungkin dia melihat gelagatku ini. Wah pasti deh wajahku kelihatan merah padam.

"Fir, ke atas yuk. Aku pingin tahu apa rumahku terlihat dari sini." pintanya.
"OK, tapi aku pake celana dulu ya." jawabku.
"Gak usah Fir, biar aja." wah dia ternyata dia gak punya pikiran aneh-aneh.

"Nek, aku ke atas..!" teriakku minta ijin ke Nenek.
"Iya. Fir, telponnya kamu bawa saja kalau-kalau nanti bapakmu telepon." sahut Nenek.
"Biar aja di bawah Nek, nanti kalau ada telpon Fir yang turun." sahutku lagi.

"Ayo Fir, cepetan. Ntar keburu malam, aku harus belajar Matematika." Vita merajuk sambil tangannya menarik lenganku yang masih membetulkan ikatan handuk. Akibatnya, handukku sedikit terbuka di bagian depan sehingga batang kemaluanku jadi terlihat oleh Vita.

"Hi, apa itu Fir. Kok hitam gitu, berambut lagi." celetuknya dengan ekspresi terkejut.
"Ini kemaluanku namanya Mr. P" jawabku sekenanya sambil membetulkan handuk.
Lalu kami melanjutkan perjalanan menaiki tangga ke lantai dua.


Ruang di lantai dua sengaja aku atur tanpa menggunakan kursi, hanya meja rendah dan bundar model Jepang yang ada di tengah karpet tebal berwarna biru. Ada 4 bantal besar dengan cover bermotif oriental dengan warna biru muda yang dipakai sebagai alas duduk. Ada TV 21" dan VCD player di pojok ruang.


"Fir, itu apaan? Kok aneh, tadi kan nggak ada?" tanyanya sambil pandangannya mengarah ke bawah perutku. Rupanya dia menyadari kalau dari tadi aku melihat ke arah dadanya, sehingga aku yang keasyikan menikmati pemandangan indah jadi terkejut.

"Ehm.. ini tho? Ini Mr. P yang lagi tegang, kamu pingin lihat?" jawabku sambil bertanya.
"Nggak deh, malu. Lagian buat apa?" dia malah balik bertanya.
"Kesempatan nih." pikirku.
"Ya biar kamu tahu bagaimana bentuk kelamin pria pada saat tegang." celetukku.

"Gimana ya?" dia berpikir sejenak. Lalu..
"OK deh. Tapi nggak ada efeknya negatifnya kan?" dia mulai terpancing.
"Oh ya Vit, biar asyik. Gimana kalau kita nanti gantian ngasih liat punya masing-masing. Dijamin deh, nggak bakalan ada yang dirugikan." aku mulai melancarkan seranganku.


Matanya sedikit terbelalak ketika melihat Mr. P ku yang berukuran jumbo dengan diameter 4, 5 cm dan panjang 18 cm.
"Waah, gedhe banget ya. Fir, apa setiap pria berukuran segitu?" tanyanya.
Matanya masih menelusuri tubuhku mulai dada sampai pangkal pahaku. Nafasnya mulai sedikit cepat.

"Asyik nih, dia udah mulai terangsang" dalam hati aku bersorak gembira.
"Vit, gantian dong. Sekarang kamu yang buka baju, apa perlu aku bantu bukain baju kamu?" aku menghentikan tatapannya yang mulai bergairah.

"Ehm, boleh. Tapi jangan diapa-apain ya, cuman lihat aja ya." Dia berkata sambil mendekatkan tubuhnya ke arahku.

Aku tatap terus matanya lalu mulai membuka t-shirt nya ke arah atas. Pada saat t-shirtnya melintas di wajahnya dan kedua tangannya terangkat ke atas (bayangin deh, tubuhnya terbuka banget..), aku berhenti sejenak, sambil mencuri cium dadanya.

"Fir.! jangan ah, geli." Dia agak berteriak kaget, tapi tidak ada bagian tubuhnya yang mencoba menghentikan aksiku. Aku merasa ada lampu hijau buat meneruskan aksiku ini.

Lalu terlepaslah t-shirt nya dan terlihatlah tubuh bagian atasnya yang terbuka dan hanya berbalut bra dengan model bikini warna putih. Payudaranya terlihat menonjol dan menantangku untuk meremasnya, tapi aku tahan keinginan itu.

"Wah, putih banget ya kulitmu. Jadi pingin tahu yang di dalam situ." celetukku sambil menunjuk ke arah payudaranya.
"Ya udah, lihat aja." sambil berkata gitu Vita melepas penutup dadanya.
Sekarang terpampang dengan jelas dua payudara putih dengan puting agak merah muda. Dekat sekali dengan aku, membuat aku jadi pingin meremas dan mengulumnya.


"Sabar Fir, nanti juga dapat." dalam hati aku berkata.
"Fir.. ayo lanjutin buka bajunya Vita." pintanya dengan pandangan berbinar nakal.
Aku melanjutkan aksiku dengan memegang kedua pahanya dan menggerakkan kedua tanganku ke atas berbarengan. Sehingga roknya tersingkap ke atas sampai perut. Lalu aku raih CD-nya dan menariknya ke bawah dengan tiba-tiba.

"Ahh, Fir..!" Vita menjerit kecil karena tubuhnya terhuyung-huyung kebelakang. Lalu tangannya meraih pinggangku dan berpegangan agar tidak jatuh. Dan dengan tidak sengaja ujung Mr. P ku menyentuh bagian atas perutnya. Terasa sedikit geli. Vita terdiam dengan posisi masih memegang pinggangku lalu dia melepaskannya dengan tiba-tiba sambil mundur dan tangannya memegang bagian bawah perutnya yang masih terbungkus rok.


"Hi hi, kok Vita nggak ngerasa kamu melepas CD. Pantas aja rasanya agak dingin." Dia tertawa kecil sambil berkata begitu.
"Hmm.. uhmm" mulut kami masih berpagutan dengan lidah saling menjilat.


Ketika tangannya bergerak ke belakang tubuhnya, lalu terlepaslah pembungkus tubuhnya yang masih tersisa. Sekarang Vita benar-benar telanjang. Dan nafasku terasa berhenti ketika melihat kemaluannya yang punya bulu-bulu halus berbentuk segitiga. Aku menelan ludah dengan agak susah.

"Kenapa Fir, heran ya lihat punyaku." tiba-tiba Vita berkata mengagetkan aku yang masih terpesona dengan pemandangan di depanku.
"Eh, iya.. Vit, boleh aku pegang Miss V kamu?" aku memohon.
"Jangan Fir." Katanya sambil mendekatkan pinggangnya ke pinggangku.

Aneh juga, tidak mau tapi malah mendekat. Aku rasakan gesekan lembut antara Mr. P ku dengan rambut Miss V nya.
"Hmm.. ahh.. sshh" Vita mendesah lirih sambil memejamkan matanya.
"Wah kesempatan nih" pikirku.

Lalu aku rengkuh punggungnya dan kupagut lagi bibirnya. Dia membalas dengan penuh nafsu.

"Ahh, jangan Fir. Aku takut hamil." rengeknya ketika aku mulai menyentuh Miss V nya.
"Santai aja Vit, gak bakalan hamil deh.

"Ya udah, Fir.. jangan kasar ya." gumamnya lirih.
Aku kecup lagi bibirnya sambil tangan kananku mengelus lembut bibir Miss V, sementara tangan kiri meremas lembut payudaranya bergantian kiri dan kanan.
"Hmm.. shh, terus Fir, enak banget. shh" Vita mulai meracau keenakan.

Tangannya yang sedari tadi terus memegangi pundakku mulai beraktifitas menjelajahi leher dan dadaku. Sementara itu aku kecup lembut puting sambil tangan kiriku masih mengelus daerah selangkangannya.
"Shhtt.. Fir.. ahhss.. terus Fir" Vita semakin keras meracau dan agaknya dia sudah hampir mencapai puncak kenikmatan.

"Ahh.." Sambil badannya melenting kebelakang dengan kepala mendongak Vita akhirnya mencapai kenikmatannya yang pertama.
"Hmmff..Fir, rasanya enak banget. Kok, kamu gak merasa apa-apa?" Tanyanya sambil memeluk leherku dan menatap mataku.


Dengan posisi seperti ini aku bisa melihat jelas kulit wajahnya yang berkeringat, dan dadanya yang masih membusung masih menempel di dadaku.
"Vit, kamu santai aja dulu, sambil berkata aku mulai lagi mengecup lehernya dengan lembut, lalu meniupkan nafasku ke dadanya. Hal ini membuat Vita mengerang lagi.

"Sst.. Fir.. eh kamu nakal ya. Lalu mulutku mulai merayap turun ke dadanya dan menjilati putingnya bergantian kiri kanan selama lebih kurang lima menit.
"Sst.. ahh.. hmm" Vita mulai meracau lagi. Gairahnya mulai muncul.


Tangannya kini telah memegang Mr. P ku yang sedari tadi terus mendongakkan kepalanya. Lalu aku rebahkan Vita di atas meja. Aku beringsut mundur dan meraih kedua pahanya, lalu dengan tiba-tiba membenamkan kepalaku diantara kedua ujung pahanya.

"Ahh.. Fir geli.. ahh.. sstt.. ohh. Enak Fir" Vita kaget lalu mendesah nikmat.
Birahiku semakin menjadi mendengarnya. Mulutku menelusuri setiap inci tubuhnya yang berkulit putih dan lembut. Merayap naik dari Miss V nya sampai leher. Lalu kukecup bibirnya dengan lembut. Tangan kanan Vita mengelus-elus Mr. P ku dengan lembut.

"Terserah kamu fir." pelan Vita berkata.

Setelah aku bisikkan, "Aku menginginkanmu Vit."
Lalu dengan lembut, aku tarik kedua kakinya sehingga menjuntai dari tepi meja, dan kakinya aku renggangkan sedikit tetapi masih menjejak karpet, sehingga Miss V nya yang sudah basah semakin menantangku. Kusentuhkan ujung kepala Mr. P ke Miss V nya, lalu aku gerakkan ke atas dan ke bawah dengan perlahan. Nikmat sekali.

"Hmm Fir, cepetan dimasukin, tapi pelan-pelan ya." Vita mulai memohon karena sudah tidak tahan dengan rangsangan yang aku berikan.

Aku letakkan ujung Mr. P ku tepat di atas lubang Miss V nya, lalu dengan perlahan aku dorong. Agak susah juga, sering meleset, padahal cairan yang dikeluarkannya lumayan banyak. Aku hentikan usahaku, kudekatkan kepalaku ke Miss V nya lalu aku sedot cairan yang ada. Sekarang Miss V nya sudah agak kering.

"Sshh.. Fir.. geli.. ayo dong masukin.. cepet.. hmm" Vita mengerang kegelian.
Kucoba lagi memasukkan ujung Mr. P, sekarang berhasil. Lebih kurang 3 centimeter ujung Mr. P yang terbenam. Aku dorong dengan pelan, lalu kutarik lagi dengan pelan. Ku ulang sampai 4 kali. Hal ini membuat kepala Vita menggeleng ke kiri dan ke kanan sambil mendesah nikmat.


Lalu dengan tiba-tiba "Bles.." Mr. P ku berhasil menerobos keperawanannya.
"Ahh..Fir, sakit" Vita merintih.
"Cup.. cup.. ss" aku coba menenangkan Vita, lalu kukecup bibirnya dengan lembut.


Mr.P masih terbenam di Miss V, sengaja tidak aku gerakkan pinggulku. Aku ingin merasakan sensasinya. Perlahan Miss V nya mulai berdenyut, dan Vita sudah tersenyum nakal. Lalu kami berpagutan dengan ganasnya. Pinggulku kudorong naik turun dengan pelan, sambil kedua tangan meremas payudaranya. Vita juga aktif mengelus punggungku dengan cepat. Sesekali didorongnya pinggulnya ke atas. Sehingga ujung Mr. P ku terasa menyentuh dinding rahimnya.


Aktifitas ini berlangsung lebih kurang 20 menit, sampai ketika Vita menjerit tertahan sambil menggigit pundakku.
"Ahh.., Fir.. aku nyampai".
Pada saat yang sama kurasakan Mr. P ku seperti diremas-remas dan basah. Remasan yang seperti pijitan lembut menimbulkan rasa nikmat di batang Mr. P. Aku semakin mempercepat gerakan naik turun, lalu..

"Ahhrhh.." aku melenguh panjang menyemprotkan cairan hangat.
Kami berciuman mesra dengan Mr. P ku masih di dalam Miss V nya.
"Gila Fir, kok masih tegang" Vita kaget karena tahu kalau Mr. P ku masih tetap tegang.

Kami berdua tertawa lepas ketika terdengar suara nenekku memanggil.
"Fir, sudah hampir malam. Apa nak Vita nggak dicari ibunya?".
"Iya Nek, sebentar. Kami masih nonton film." sahutku sambil tersenyum ke arah Vita.

Vita membalas senyumku.
"Oh indahnya." dalam hati aku bersorak.
Setelah merapikan baju dan rambutnya, aku mengantar Vita pulang ke rumahnya. Semenjak itu kami jadian.

E N D